Pengertian, Ciri-Ciri dan Jenis-Jenis Asuransi Sosial


Pengertian, Ciri-Ciri dan Jenis-Jenis Asuransi Sosial
Pengertian Asuransi Sosial tertuang dalam Pasal 1 butir (3) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1992 perihal perjuangan Perasuransian. Dalam pasar tersebut dijelaskan bahwa “Program Asuransi Sosial adalah program yang diselenggarakan secara wajib berdasarkan suatu undang-undang, dengan tujuan untuk mengatakan proteksi dasar bagi kesejahteraan masyarakat." Untuk membedakannya dengan jenis asuransi lainnya, Asuransi Sosial memiliki ciri - ciri khusus sebagai berikut:
  • Penanggung (biasanya suatu organisasi dibawah wewenang pemerintah).
  • Tertanggung (biasanya masyarakat luar anggota atau golongan masyarakat tertentu).
  • Risiko (suatu kerugian yang sudah diatur dan ditentukan lebih dahulu).
  • Wajib (berdasarkan suatu ketentuan undang-undang atau peraturan lain).
Asuransi Sosial secara umum meliputi:
  1. Asuransi Sosial ditawarkan melalui beberapa bentuk oleh pemerintah dan bersifat wajib (compulsory basis ).
  2. Asuransi Sosial didesain untuk mengatakan manfaat kepada seseorang yang pendapatannya terputus lantaran kondisi sosial dan ekonomi atau lantaran ketidakmampuan mengendalikan solusi secara individu
  3. Asuransi Sosial ialah program asuransi yang diselenggarakan secara wajib berdasarkan suatu undang- undang, dengan tujuan untuk mengatakan proteksi dasar bagi kesejahteraan masyarakat
  4. aktivitas Asuransi Sosial hanya mampu diselenggarakan oleh tubuh usaha Milik Negara (Undang- Undang Nomor 2 Ta hun 1992 ihwal usaha Perasuransian)
Di dalam pelaksanaan dan penyelenggaraannya Asuransi Sosial hanya sanggup diselenggarakan oleh tubuh usaha Milik Negara, hal ini ditegaskan didalam Pasal 14 ayat (1) Undang- undang Nomor 2 Tahun 1992 perihal usaha Perasuransian dimana dijelaskan bahwa, “Program Asuransi Sosial hanya mampu diselenggarakan oleh tubuh perjuangan Milik Negara”. Mengenai Asuransi Sosial Kecelakaan kemudian Lintas Jalan, dalam hal ini pemerintah menunjuk PT. Jasa Raharja (Persero) sebagai Perusahaan Negara yang menyelenggarakan aktivitas Asuransi Sosial tersebut.


Jenis-Jenis Asuransi Sosial

Secara umum jenis -jenis Asuransi Sosial di Indonesia di bedakan atas:

a. Asuransi Sosial Tenaga Kerja (ASTEK), yang mencakup:
  1. Asuransi Sosial Pegawai Negeri Sipil (Aspens) d ikelola oleh PT. Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri
  2. Asuransi Sosial Tenaga Kerja (ASTEK) Pegawai Perusahaan Swasta dikelola oleh PT. Jaminan Asuransi Sosial Tenaga Kerja
  3. Asuransi Sosial ABRI (ASABRI) dikelola oleh PT. ASABRI
b. Asuransi Kesehatan, dikelola oleh PT. Asuransi Kesehatan (dulu PHB).

c. Asuransi Kecelakaan
Yang meliputi Asuransi Kecelakaan Penumpang dan Asuransi Kecelakaan lalu Lintas Jalan dikelola oleh PT. Asuransi Jasa Raharja.
Didalam bukunya Abdulkadir Muhammad, menjelaskan jenis -jenis asuransi sosial sebagai berikut:

1. Asuransi Sosial Kecelakaan Penumpang (Askep)

Diatur dalam Undang- Undang Nomor 33 Tahun 1964 wacana Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang, yang mana pengurusan dan penguasaan dana dilakukan oleh suatu Perusahaan Negara, dalam hal ini PT. Asuransi Kerugian Jasa Raharja (Persero).

2. Asuransi Sosial Kecelakaan Penumpang (Askel)

Diatur dalam Undang- Undang Nomor 34 Tahun 1964 wacana Dana Kecelakaan lalu Lintas Jalan, yang mana pengurusan dan penguasaan dana dilakukan oleh suatu Perusahaan Negara, dalam hal ini PT. Asuransi Kerugian Jasa Raharja (Persero).

3. Asuransi Sosial Tenaga Kerja (Astek)

Diatur dalam Undang- Undang Nomor 3 Tahun 1992 ihwal Jaminan Sosial Tenaga Kerja. tubuh Penyelenggara sebagai penanggung yaitu pemerintah, yang didelegasikan kepada tubuh usaha Milik Negara yaitu PT. Asuransi Sosial Tenaga Kerja (Persero).

4. Asuransi Sosial Pegawai Negeri Sipil (Aspen)

Diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1981 wacana Asuransi Sosial Pegawai Negeri Sipil. tubuh Penyelenggara Asuransi Sosial Pgawai Negeri Sipil yaitu PT. Taspen (Persero).

5. Asuransi Sosial ABRI (ASABRI)

Diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 67 Tahun 1991 tentang Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia. tubuh yang ditugasi oleh pemerintah sebagai Penyelenggara Asuransi ABRI (ASABRI) ialah tubuh usaha Milik Negara PT. ASABRI (Persero).

6. Asuransi Sosial Kesehatan (Askes)

Diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 1991 perihal Pemeliharaan Kesehatan Pegawai Negeri Sipil, akseptor Pensiun, Veteran, Perintis Kemerdekaan, Beserta Keluarganya. tubuh Penyelenggara yang diserahi peran yaitu PT. Asuransi Kesehatan Indonesia (Persero) atau disingkat PT. Askes Indonesia (Persero).

Itulah pengertian asuransi sosial, ciri-cirinya, serta jenis-jenis asuransi sosial yang diakui eksistensinya dalam dunia perasuransian di Indonesia.