Menambah Asuransi Selain Bpjs Kesehatan, Perlukah?

www.caraproses.co - Bagi pekerja yang juga menjadi penerima BPJS Kesehatan, ada iuran yang harus dibayarkan setiap bulan. Memang benar porsi iuran yang harus dibayarkan pekerja biasanya lebih sedikit dibandingkan dengan pemberi kerja (perusahaan). Namun, tetap saja pekerja harus menyisihkan pendapatan untuk membayar perlindungan yang bersifat wajib tersebut.

Sementara ketika ini tak semua orang yakin dengan pemberian yang diberikan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Akibatnya, mereka pun terus mencari layanan asuransi lainnya sebagai pelengkap. Tapi bahu-membahu perlukah langkah menambah asuransi selain BPJS dilakukan?

Freddy Pielor, praktisi keuangan dan asuransi, menyampaikan bahu-membahu sah saja jikalau pekerja formal mencari tambahan perlindungan lain guna menutupi kebutuhan yang tidak sanggup di cover kedua jaminan sosial itu (BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan). Seluruh penerima BPJS memang masih harus menanggung kekurangan apabila terjadi kelebihan klaim (excess claim) dari yang ditetapkan.

"Yang penting tahu limitnya dan kondisi kesehatan ketika ini. Beli tambahan asuransi lain yang sanggup memenuhi kelebihan klaim boleh saja, asalkan tetap sesuai kebutuhan," kata Freddy. Dia menyarankan kebutuhan pemberian jiwa dan kesehatan sanggup menjadi produk pertama yang dilirik pekerja formal alasannya bersifat primer. Dengan begitu, kebutuhan kesehatan yang dirasa mahal sanggup kondusif terpenuhi dari asuransi komersial.

Kemudian asuransi yang melindungi dari resiko tanggapan kecelakaan diri sanggup menjadi pilihan berikutnya. Tapi tetap, pilih yang sesuai dengan perhitungan excess dari limit yang ditawarkan BPJS Ketenagakerjaan dalam Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).
Menambah Asuransi Selain BPJS Kesehatan, Perlukah?

Setelah pekerja telah mendapat perlindungan primernya, Freddy gres menyarankan penerima untuk mencoba mengasuransikan harta bendanya guna mengantisipasi adanya bencana. Produk asuransi lain yang tergolong penting ialah rumah dan kendaraan. Jika pendapatan masih tersisa sehabis memenuhi kewajiban membayar iuran asuransi jiwa atau kesehatan, maka tak ada salahnya membeli polis jenis asuransi ini.

Jenis asuransi ini sangat berguna. Terutama bila terjadi musibah yang tidak diinginkan menyerupai banjir atau kebakaran. Biaya iurannya tidak kecil tapi setidaknya Anda sanggup bernapas lega alasannya akan mendapat biaya pertanggungan yang setimpal.